Belanja mudah tanpa khawatir, transaksi aman setiap saat
Jadi gini, Belanja di Official website Ingco itu nggak cuma soal cari alat teknik yang kuat dan gagah, tapi juga soal rasa aman kayak dipeluk guling pas hujan deras. Web-nya udah dibekali sistem keamanan yang nggak main-main—ibaratnya, datamu dijaga ketat kayak rahasia negara. Mau masukin nomor kartu, alamat rumah, atau isi keranjang belanja sampe penuh pun, semuanya diproses pakai standar keamanan kelas dunia. Jadi, kamu tinggal fokus pilih alat, bayar, dan tunggu barang datang. Soal keamanan? Biar Ingco yang jaga. Aman pol.
Nah, kalau kamu penasaran seberapa seriusnya Ingco Indonesia dalam menjaga keamanan transaksi online, yuk lanjut baca penjelasan berikut ini:
Untuk perangkat dengan baterai terpasang, seperti perkakas listrik, Anda dapat membawanya dalam bagasi terdaftar atau bagasi jinjing. Namun, jika menyangkut baterai lithium-ion cadangan (yang tidak terpasang pada alat), baterai tersebut harus dikemas hanya dalam bagasi jinjing. Baterai cadangan tidak boleh dibawa dalam bagasi terdaftar karena risiko kebakaran.
INGCO INDONESIA sudah menjalankan standart ISO/IEC 27001:2022 dengan Payment card industry data security standart.
Apa itu ISO/IEC 27001:2022 dengan Payment card industry data security standart ? PCI DSS (Payment Card Industry Data Security Standard)
Tujuan:
Menjaga keamanan data pemegang kartu (kartu kredit/debit) selama diproses, disimpan, atau ditransmisikan oleh perusahaan.
Dibuat oleh:
PCI Security Standards Council (dibentuk oleh 5 perusahaan besar: Visa, MasterCard, American Express, Discover, JCB).
Wajib untuk siapa?
Setiap organisasi yang menangani informasi kartu pembayaran (misalnya: toko online, bank, penyedia sistem pembayaran, dsb.).
Persyaratan utama (12 prinsip):
1. Pasang dan pelihara firewall.
2. Gunakan konfigurasi sistem yang aman.
3. Lindungi data pemegang kartu.
4. Enkripsi transmisi data melalui jaringan publik.
5. Gunakan antivirus.
6. Kembangkan dan pelihara sistem dan aplikasi yang aman.
7. Batasi akses berdasarkan kebutuhan bisnis.
8. Identifikasi dan otentikasi akses pengguna.
9. Batasi akses fisik ke data pemegang kartu.
10. Pantau dan lacak semua akses ke jaringan dan data.
11. Uji sistem keamanan secara rutin.
12. Tetapkan kebijakan keamanan informasi.

